Resital Vokal Voce Dalla Terra: Suara Dari Bumi


[unpadchoir.com 31/05/2022]

Read in English

Aos dina Basa Sunda

Saat ini kondisi pandemi Covid-19 mulai membaik, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran kembali mengadakan pertunjukan Resital Vokal secara hybrid. Resital Vokal ini digelar pada hari Senin (16/05/2022) pukul 19.30 WIB, bertempat Ruang Serba Guna (RSG) Gedung 2 Lantai 4 Kampus Unpad Jalan Dipati ukur No.35 Bandung dan juga live stream melalui platform Zoom Meeting. 

Yang menjadi pembeda dengan Resital Vokal sebelumnya yaitu penonton bisa menonton secara langsung atau luring di kampus Unpad Dipatiukur. Antusias penonton sangat tinggi, hal ini dilihat dari tiket untuk penonton luring yang terjual habis. “Tiket Resital Vokal Voce Dalla Terra luring terjual habis dari kuota penonton luring yaitu 35 Penonton. Kuota RSG 60 orang. Sisa 25 orang untuk penyanyi, panitia, vendor, dan penonton undangan.” Ujar Elfrida Virginia Trisha selaku koordinator Ticketing Resital Vokal Voce Dalla Terra. Penonton daring juga sangat antusias memberikan apresiasi di kolom komentar yang disediakan.

Resital Vokal kali ini mengambil tajuk “Voce Dalla Terra” yang artinya suara dari bumi dalam bahasa Italia. “Voce Dalla Terra memiliki makna yang sejalan dengan tujuan diadakannya konser Resital Vokal tahun ini. Voce Dalla Terra bermakna suara dari bumi yang bermaksud penampilan yang ditampilkan merupakan hasil dari semua usaha dan kemampuan penyanyi sehingga dapat menampilkan yang terbaik diatas panggung. Diharapkan dengan nama “Voce dalla terra”, penyanyi dapat menampilkan penampilan dengan versi terbaik dari dirinya sendiri.” Ucap Ratu Zahranie sebagai ketua pelaksana Resital Vokal Voce Dalla Terra. 

Ratu juga menambahkan, “Voce Dalla Terra memiliki ikon bunga Edelweiss yang melambangkan bunga keabadian yang tidak mudah untuk dijumpai dan butuh kegigihan dan kesabaran untuk melihat keindahannya. Hal ini mencerminkan bahwa kelebihan dari setiap orang adalah mutlak adanya, namun butuh perjuangan dan proses untuk mendapatkan hasilnya. Penyanyi membutuhkan usaha untuk berlatih dengan proses yang panjang sehingga dapat menghasilkan karya terbaik.“

Konser dibagi menjadi dua sesi sebagaimana konser Resital Vokal PSM Unpad biasanya dilakukan. Konser selesai pada pukul 21.00 yang ditutup dengan penampilan dari seluruh penyanyi yang membawakan lagu In Harmony karya Roger Emerson. “Ada 12 penyanyi dengan 10 penampilan. Dari 10 penampilan 2 diantaranya yaitu penampilan duet. Lagu encore yang dibawakan yaitu In Harmony karya Roger Emerson dengan konduktor semula yaitu kang Fernanda tenor 2 2018, namun akhirnya beliau ikut bernyanyi di penampilan encore sehingga konduktor diganti menjadi teh Christina sopran 2 2018,” ujar Ratu. 

Kerja keras panitia membuahkan hasil yang baik. Penonton sangat terhibur dengan penampilan yang disuguhkan penyanyi. Amanda Alya selaku penonton luring memberikan komentarnya mengenai Resital Vokal ini “Saya senang sekali karena akhirnya bisa kembali menyaksikan konser Resital Vokal PSM Unpad secara langsung, meskipun jumlah penonton belum bisa seramai biasanya, tapi cukup mengobati rasa rindu menonton penyanyi-penyanyi dari PSM Unpad yang bernyanyi secara langsung di panggung.” Amanda juga menambahkan, “Acaranya dikemas dengan baik, metode hybrid yang dipilih sudah tepat karena bisa mengembalikan konsep resital vokal seperti biasanya (ditonton langsung oleh para penonton yang dapat hadir di tempat dan tetap mematuhi protokol kesehatan), namun memberikan kesempatan juga bagi penonton yang masih berhalangan untuk hadir di venue secara langsung (misalnya yang di luar kota, atau berbagai kepentingan lainnya) dengan melakukan live stream melalui Zoom Meeting.”  

Tsabita Zhahira selaku penonton daring juga memberikan komentarnya “Aku enjoy sekali nontonnya! Untuk tampilan secara visual konser ini menurut aku sangat baik dan terdapat perkembangan dari resital vokal sebelumnya. Penampilan dari para akang teteh teman-teman penyanyi juga tersalurkan dengan baik walaupun dengan konsep penayangan daring ini. Sayang sekali aku belum bisa menonton penampilannya secara luring karena pasti penampilannya akan jauh lebih terasa keren!” Bita juga menambahkan komentarnya mengenai kenyamanan dalam menonton secara daring, “Secara umum cukup nyaman sih baik dari segi audio, visual, dan teknis. Tidak ada hal yang major yang mengganggu aku sebagai penonton daring.”

Dalam wawancaranya, Ratu juga menambahkan pesan. “Tahun sebelumnya konser Resital Vokal satu dilakukan secara daring dan konser Resital Vokal dua dilaksanakan secara hybrid. Namun pada tahun ini konser resital vokal Voce Dalla Terra berhasil dilakukan secara hybrid dengan konsentrasi utama luring, diharapkan konser resital selanjutnya dapat dilaksanakan secara sepenuhnya luring dan dapat meningkatkan  jumlah penyanyi dan penonton luring yang hadir, sehingga dapat lebih menonjolkan esensi utama dari konser resital vokal yaitu penyanyi dapat merasakan bagaimana berpenampilan diatas panggung dan disaksikan oleh penonton.”

 

Chika Trinita