Ulang Tahun PSM Unpad yang ke-41 Menggambarkan Kebersamaan


Rasa rindu terlepas sudah dengan berkumpulnya lagi para alumni dan anggota PSM Unpad di acara rutin Ulang Tahun PSM Unpad. Kali ini PSM Unpad telah menginjak usianya yang ke-41. Dengan 41 tahunnya, banyak suka duka yang dialami, banyak pula cerita-cerita yang dapat dibagi dan diabadikan. Ultah PSM Unpad yang ke-41 diselenggarakan selama dua hari, dari tanggal 6 sampai 7 Juli 2019 di Vila White Horse/Vila Lembah Curug. Ulang Tahun PSM Unpad ke-41 mengambil tema perfilman Indonesia.

 

Hari pertama diisi dengan games per suara yang diadakan dari sore sampai malam hari. Per suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bass melakukan unjuk bakat dalam games seperti Aku Ingin Menjadi yang mengharuskan tiap perwakilan dari anggota suara untuk berperan menjadi seseorang atau seorang tokoh lalu beradu untuk melihat siapa yang paling mirip dengan tokoh tersebut. Games antar suara berlangsung sampai malam hari dan dilanjutkan oleh sesi tanya-jawab mengenai PSM Unpad dengan alumni-alumni PSM Unpad. Para anggota aktif PSM Unpad mengajukan pertanyaan-pertanyaan sekitaran PSM Unpad yang berbentuk rasa penasaran atau keingintahuan para anggota aktif atas hal-hal yang sudah dialami para alumni selama mereka berkegiatan di PSM Unpad dahulu.

Setelah semua agenda indoor telah dilaksanakan, para anggota aktif dan alumni PSM Unpad diberikan sepotong lilin dengan sepercik api yang menyala pada ujungnya dan menuju ke lapangan di luar vila. Di luar, sudah terlihat api unggun yang menyala dengan megah di tengah-tengah lapangan. Para anggota aktif dan alumni PSM Unpad mengelilingi api tersebut seraya memegang sepercik api di genggamannya masing-masing. Saat itu, mereka semua membuat satu lingkaran besar dan perwakilan dari tiap angkatan mengutarakan satu dua patah kata di depan angkatan lainnya. Mereka mengungkapkan harapan-harapan untuk PSM Unpad di antara baraan api besar dan api kecil yang menggambarkan kebersamaan dan kesatuan para anggota aktif dan alumni PSM Unpad. Dengan dibacakannya harapan-harapan, genggaman api yang dibawa, mereka padamkan untuk menggambarkan tujuan yang satu.

 

Esok harinya, para anggota aktif dan alumni PSM Unpad dibanguni dengan senam pagi yang dipimpin oleh Teh Jete, salah satu alumni PSM Unpad yang sangat handal dalam menciptakan gerakan-gerakan untuk senam pagi. Anggota lainnya pun ikut serta dalam menggerakkan tubuhnya di pagi hari walaupun udara terasa dingin. Dengan semangat pagi ini, mereka siap untuk mengikuti rangkaian acara di hari terakhir Ulang Tahun PSM Unpad yang ke-41.

Seusai melakukan senam pagi dan sarapan, para anggota aktif dan alumni PSM Unpad kembali berkumpul di ruang tengah dimana pemenang dari kategori Voice of The Year akan diumumkan. Voice of The Year kali ini adalah suara Tenor dengan video teaser-nya yang memukau para penonton saat dipertontonkan malam hari sebelumnya saat sedang diputarkan video-video hasil buatan per suara. Setelah diumumkannya Voice of The Year, acara dilanjutkan dengan pemotongan dan pemberian tumpeng dari alumni PSM Unpad kepada ketua pelaksana Ulang Tahun PSM Unpad ke-41 dengan simbolis untuk menandakan telah berakhirnya acara tersebut.

 

Dengan foto bersama di akhir acara, berakhir pula acara Ulang Tahun PSM Unpad ke-41. Telah muncul lagi cerita-cerita baru yang dapat dibagikan, telah erat pula tali silaturahmi antara anggota lama dan anggota baru PSM Unpad. Dengan berakhirnya acara Ulang Tahun PSM Unpad ke-41, tidak berakhir tali silaturahmi antara tiap elemen PSM Unpad. Tidak berakhir rasa kebersamaan yang ada dalam PSM Unpad. Dan tidak berakhir pula perjalanan PSM Unpad.